Sutrah (pembatas
yang berada di depan orang sholat) dalam sholat menjadi keharusan imam dan orang
yang sholat sendirian, sekalipun di masjid besar, demikian pendapat Ibnu Hani'
dalam Kitab Masa'il, dari Imam Ahmad.
Beliau mengatakan,
"Pada suatu hari saya sholat tanpa memasang sutrah di depan saya, padahal saya
melakukan sholat di dalam masjid kami, Imam Ahmad melihat kejadian ini, lalu
berkata kepada saya, 'Pasanglah sesuatu sebagai sutrahmu!' Kemudian aku memasang
orang untuk menjadi sutrah."
Syaikh Al Albani mengatakan, "Kejadian ini merupakan
isyarat dari Imam Ahmad bahwa orang yang sholat di masjid besar atau masjid
kecil tetap berkewajiban memasang sutrah di depannya."
Nabi shallallahu
'alaihi wasallam bersabda:
"Janganlah kamu sholat tanpa menghadap sutrah dan
janganlah engkau membiarkan seseorang lewat di hadapan kamu (tanpa engkau
cegah). Jika dia terus memaksa lewat di depanmu, bunuhlah dia karena dia
ditemani oleh setan." (HR. Ibnu Khuzaimah dengan sanad yang jayyid
(baik)).
Beliau juga bersabda:
"Bila seseorang di
antara kamu sholat menghadap sutrah, hendaklah dia mendekati sutrahnya sehingga
setan tidak dapat memutus sholatnya." (HR. Abu Dawud, Al Bazzar dan Hakim.
Disahkan oleh Hakim, disetujui olah Dzahabi dan Nawawi).
Dan hendaklah sutrah
itu diletakkan tidak terlalu jauh dari tempat kita berdiri sholat sebagaimana
yang telah dicontohkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam.
"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdiri shalat dekat
sutrah (pembatas) yang jarak antara beliau dengan pembatas di depannya 3 hasta."
(HR. Bukhari dan Ahmad).
Adapun yang dapat dijadikan sutrah antara lain: tiang
masjid, tombak yang ditancapkan ke tanah, hewan tunggangan, pelana, tiang
setinggi pelana, pohon, tempat tidur, dinding dan lain-lain yang semisalnya,
sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam.
||
LAPORAN BENDAHARA ||
-
Google| Saldo Bulan April | PEMASUKAN PER JUM'AT |
PEMASUKAN PRELEK PER MINGGU |
PEMASUKAN DONATUR |
TTL SALDO DEBIT |
| | Rp :1,233,900 | | | Rp :1,205,000 | | | Rp :770,000 | | | Rp :2,205,000 | | | Rp :4,180,000 | |
| PENGELUARAN 1 Peralatan |
PENGELUARAN 2 Pembangunan |
PENGELUARAN 3 Kosumsi |
PENGELUARAN 4 Dll |
TTL SALDO KREDIT |
| | Rp :72,500 | | | Rp :277,500 | | | Rp :114,000 | | | Rp :508,000 | | | Rp :972,000 | |
| 1,233,900+ 4,180,000- 972,000= Sisa Saldo 4,441,900 |
Home
Tidak ada komentar:
Posting Komentar